03
Jun
11

Sama Tapi Beda???

Hari itu Jumat, 4 Februari 2011 sekitar pukul 13.30 aku bersama ayah dan kakakku Ilham Sunda Diputra (sunda) hendak pergi ke salah satu bank di pusat kota. Dalam perjalanan kami melewati sebuah tempat sebut saja alun-alun^_^

Ramai,,, ya memang ramai…disana sini banyak anak – anak sekolahan yang masih mengenakan seragam sekolah,,mungkin jam segini memang jadwalnya bubaran anak sekolahan. Apalagi alun – alun yang kami lalui ini letaknya tak jauh dari beberapa sekolah ternama di kota tempat kami tinggal. Duduk santai sambil makan jajanan yang berbaris di pelataran alun – alun,,ngobrol santai satu sama lainnya,,hal itu yang tampak sedang mereka lakukan…sepintas saya amati keadaan sekitar dan dengan santai celetuk saya pada a sunda yang kebetulan pandangannya pun tertuju ke arah yang sama “ hmmm,,,tak pernah kualami mejeng berseragam putih abu “. Diapun tertawa sambil menyampaikan kembali apa yang kukatakan kepada ayah yang berjalan di belakang kami. Ayahpun tersenyum, dan kamipun melanjutkan obrolan seputar “mejeng putih abu”. Tanpa kata – kata kamipun tertawa bersamaan,,sepertinya dia membayangkan hal yang sama denganku..sepintas terbayang kembali suasana SMA yang jauh dari keadaan yang baru saja kami lihat…karena masa SMA kami habiskan di asrama sebagai tempat pulang seusai belajar seharian di sekolah. Bangunan kokoh yang menjadi saksi bisu kami saat itu, beda memang beda bahkan mungkin sangat beda,,,tak ada nongkrong,, nyanyian di pinggiran jalan sambil menunggu angkutan,,,main ke rumah kawan seusai kelas,,,ngeceng teman sekolah atau mungkin tetangga sekolah….huhu^_^ lah ko jadi ngaco gini si???

Hehe,,gmna dengan anda kawan??

Setiap orang pasti punya cerita, setiap cerita pasti punya makna,,,biarkan semuanya menjadi kisah yang mewarnai kehidupan…

03
Jun
11

Bingkisan “Biofapet”

Kalimat pertama yang ingin saya goreskan dalam tulisan ini adalah “terima kasih biofapet” ( bapak Dwicipto Budinuryanto, kang Romi Swadesi, teh Ratu Dewi Citra, kang Adi Asmari, teh Anne Rufaidah Lubis, teh Rezayanti Shinta, kang Inggit Rusdian Hidayat, teh Gina Ratnasari, teh Grahita Ardana Reswari, M. Akbar Nurhakim, Ambar Siswati, dan Ken Ratu Gharizah Alhuur),  banyak hal luar biasa yang saya rasakan di tengah orang – orang yang penuh motivasi. Figur yang tak kenal lelah meski tubuh sudah mulai protes meminta bagian untuk istirahat. Tapi tetap ada sebuah keyakinan bahwa usaha yang maksimal akan membuahkan hasil yang maksimal pula.

Jika saya membuka kembali tulisan – tulisan sebelumnya tentang apa yang saya rasakan, tentang kehidupan yang sepintas membuat pesimis ketika apa yang menjadi angan lantas seperti berlari dan sulit untuk dikejar. Ternyata semua itu persepsi yang salah,,,

 Tuesday, March 2nd 2010 —–>>>

Untuk  Jiwa yang Bimbang

Ternyata memang tak mudah berjalan di dunia yang tak sepenuhnya milik kita,,,

Apakah gemuruh ini adalah cobaan atau sebuah emosi yang  tak terdeteksi??

Sudah 1 semester  aku menggoreskan kisah di dalam catatan yang tak pernah kubayangkan sebelumnya,,,dunia asing yang sebenarnya sangat sulit untuk memaksimalkan diri melangkahkan kaki di jalan yang nyata ini….terkadang aku ragu,,apakah aku bisa menjadi seorang yang hebat dalam duniaku ini???

Hati ini selalu menjawab ‘entahlah’ untuk pertanyaan itu…tapi rasa tanggung jawab tak kan kuabaikan walaupun gemuruh itu tiada henti bergejolak dalam hati ini,,,

Haruskah aku melanjutkan langkah ini ?

Atau menuju arah lain ?

Tapi yang pasti aku tak mungkin menghentikan langkahku…

Jika aku harus melanjutkan langkah ini,,,tak ada pilihan tentunya aku harus berusaha untuk mengoptimalkan rasa, imajinasi, dan keyakinan dalam menjalani semua ini….

Kalaupun aku harus menuju arah lain,,,berikanlah petunjukMu Rabb kemana kaki ini harus melangkah????

Optimisme adalah pola pikir ceria yang memungkinkan sebuah poci teh menyanyi meskipun terisi air panas sampai ke mulutnya.  ( Anonim )

Aku hanya manusia, tapi aku masih manusia, aku tidak dapat mengerjakan segalanya; tapi aku masih mampu berbuat sesuatu; dan karena aku tidak mampu mengerjakan semuanya, aku tidak akan menolak untuk mengerjakan sesuatu yang mampu kulakukan. ( Edward Everett Hale )

Ketika saya memulai memainkan jemari untuk menulis catatan ini dan copy paste dari catatan sebelumnya,,rasa pesimis itu sudah semakin surut, dan saya berani mengatakan saat ini saya OPTIMIS…karena saat ini bukanlah waktunya untuk bertanya ‘mengapa’,,tapi ‘bagaimana’ kita memanfaatkan sesuatu yang kita miliki. Pilihan kita belum tentu yang terbaik….

Do the best!!!

Good effort good result…..

❤ ^_^ ❤

Jatinangor, 18-11-2010

20.45 WIB

04
Feb
11

Peace and Love

 

We all know that love is the gift from our God to every creature on the world. God loves his creature never differs whatever and whoever they are. He has given love to everything and everybody. He hopes that by having love, his creature will live in the universe peacefully. He said in holy Qur’an Adz-Dzariyat verse 56

Meaning that :

And i have created genie and human beings in order to pray.

Love is very unique, meaning that there are so many perceptions of love. Some people say that love is belonging, on the other hand love is blind. Both of perceptions have been contradictions, but no matter will be better. It depends on how to define it.

God said in holy Qur an Ar – Rum verse 21

This verse God said that love is given to make life peaceful, safe, and valuable.

Of course that God creates human being has purposes, not in sudden, that’s true.

In this universe human beings have important roles to be leaders. Meaning that human beings should be able to care this earth from the damage or danger. It’s because of human error. How pity we are if we as khalifah can’t survive this earth. Most of people make trouble, damage, and problem too the earth, in other word they can’t carry out their position as the leaders on the world. Let see how crowded the world now! There are so many accidents happening everywhere and every time on the world. Wars, natural disasters, conflict, and others. Those are because of human’s problem. Why did those happen? It’s because of human being has no love and peace, their ego, passion, and pride of themselves. They don’t think that they human being who have responsibility to save the earth, to make peaceful and also to survive it from damage and danger. Don’t they remember that they were created to be faith but also to be leader on the earth??That’s the problem because they have been too far from God almighty.

Whoever hold holy Qur an and hadits they will save in the universe and the day after.

Nothing is perfect and nothing is eternal except God almighty. Man purposes and God disposes as far as human beings keep having love, there will be peace everywhere on the world. We can say that love will bring peace and peace will bring happiness. From those sentences we can conclude that to save the world from damage and danger, people must have love. By having love, the world will be peaceful forever!

 

22
Dec
10

Lamunan Malam

Catatan SMA

Selasa, 13 Juli 2010

Tiba – tiba teringat sejenak sebelum mata ini berkedip sebagai tanda istirahatlah tubuh ini,,,melihat samping kiri kanan tak ada siapapun kecuali aku di dalam ruangan petak kecil itu ( kostan ). Ingatan ini seperti melayang menuju masa lalu yang penuh dengan keramaian,,,membicarakan kegiatan hari itu, mimpi – mimpi masa depan yang sepertinya indah jika hanya dibayangkan…tanpa berpikir seperti apa angin yang akan bertiup menerpa kita yang mungkin tak sekokoh pohon – pohon besar…Tak sadar obrolan – obrolan itu mengantarkan kita ke dalam mimpi yang sesungguhnya, mimpi dalam tidur…Seperti baru saja terpejam mata ini, suara teman yang membangunkan seakan terjadi dalam mimpi,,sedikit demi sedikit mata ini terbuka dan langkah inipun bergegas menuju kamar mandi yang tak jarang antri…Strategi untuk menghindari antri tentunya aku harus bangun paling awal,,telat sedikit dari waktu biasa terpaksalah harus antri,,kalaupun tidak biasanya mandi diantrian paling akhir setelah menyelesaikan tugas asrama menyiapkan sarapan wat nak2 asrama…tegangnya ketika anak2 sudah siap berangkat dan hendak sarapan lantas aku mandipun belum,,jam 06.30 teng harus sudah ada di sekolah..Lebih tegang kalau hari itu hari senin,, pastilah jadi selebritis berdiri di atas panggung seni menghadap ke arah lapangan dimana tempat dilaksanakan upacara. Untungnya sampai ujung abu2 smuanya bisa teratasi,, tidak ada dalam catatan SMA berdiri di atas panggung seni karena telat…

Hymne mutiara yang mengawali upacara menjadikan suasana lebih hidmat, pemeriksaan perlengkapan dari ujung rambut sampai ujung kaki…kerudung putih, seragam khas kotak2, jas almamater, kaos kaki putih setengah betis, sepatu hitam, belum lagi papan nama , LA, LK yang sering terlupakan. Ada yang beda dari itu,,silakan memisahkan diri membuat barisan di depan…Ada yang lupa!!! Kuku juga jangan panjang, kalaupun panjang bersiaplah penggaris menghampiri jari2 mu itu….hehe,,,

Tepat pukul 07.00 biasanya upacara sudah selesai,,dan mars mutiara yang biasa mengakhiri upacara pagi itu…Istirahat sejenak sebelum memulai pelajaran,,biasanya anak2 beramai-ramai pergi ke kantin sekolah…

Bel 3kali tanda masuk,,,menghentikan kegiatan semua siswa di luar ruangan…semua bergegas masuk ruangan…lantunan asmaul husna yang biasa mengawali kegiatan belajar mengajar terdengar di setiap kelas,,begitu menyejukkan hati, penuh makna, serta menggugah semangat…sepertinya indah,,,terkadang ingin aku kembali ke masa2 itu….

Beda halnya dengan hari senin nuansa pagi yang diwarnai dengan hidmatnya upacara,,,hari – hari lain tepat jam 06.30 teng..teng..teng…diwarnai dengan hangatnya english time,,,apalagi games dari tiap kelompok yang menyemarakkan lapangan…

Eitss,,jangan lupa english day tiap hari senin, rabu, jumat,,,hehe…yang kadang menjadi teka-teki siapa yang jadi controller hari ini…semuanya diluar dugaan,,tau2 udah ada laporan pelanggaran…haha,,ajang balas dendam…piss ah,,

Istirahat pertama, tepatnya jam 10.00 dihiasi dengan indahnya duha bareng,,,mengambil air wudhu yang menambah sejuknya hari…

Istirahat kedua, saatnya salat dzuhur…

Seusai belajar mengajar,,,sekolah biasa diwarnai dengan aneka ekstrakurikuler,,,marching band, voli, basket, seni tradisional dan modern, MESSA, dan kegiatan2 lain yang terkadang sepertinya kurang hari dalam seminggu…hmm,,,

Mutiara !!!!

Is the best !!!

Slogan yang sering menggugah kembali semangat….

I say thanks a lot to my almamater Mutiara Senior High School…..i love u full n forever,,,ehehe…

Buat temen2 smua, khususnya temen2 seperjuangan….i miss u all,,,

 

 

 

22
Dec
10

My abu-abu

Awal masa abu-abu

Mungkin bisa dibilang masa-masa itu adalah masa yang membingungkan ketika kita dituntut untuk menentukan satu dari beberapa pilihan. Meskipun level kebimbangannya masih dibawah level ketika memiih universitas yang dituju,,,ialah saat – saat usai dunia biru menuju abu-abu…1 pilihan beberapa opsi dengan segudang pertimbangan…yayaya itu sepertinya cocok dengan keadaan pada saat itu…

Hmmm,,,kenapa demikian???

Tentunya setiap orang punya yang namanya impian,,,impian yang ingin dicapai dan dinikmati di masa selanjutnya…Begitupun saya,,punya segudang mimpi dan mimpi yang paling dekat saat itu adalah menjadi siswa di salah satu SMA favorit di kota tempat saya tinggal.

Yang menjadi pertanyaan saat itu adalah “apakah ini keegoisan ataukah ini motivasi dalam menggapai angan?”

Kenapa timbul pertanyaan apakah ini keegoisan di benak polos saya,,ini berkaitan dengan situasi pada saat itu dimana dalam waktu yang bersamaan sang kakak tercinta harus melanjutkan study nya yang sempat tertunda satu tahun. Ada atau tidaknya alasan bagi saya untuk tetap mempertahankan apa yang menjadi pilihan,,dijawab dengan penuh kearifan dan pengertian penuh dari ayahanda tercinta…beliau tidak pernah mematikan apa yang menjadi impian saya…Tapi apakah saya tidak sampai luluh dan memilih opsi yang beliau tawarkan dengan kepiawaian beliau dalam mengarahkan anak – anaknya…meski sebetulnya tak mudah untuk bisa mengatakan “ya” untuk hal yang satu ini…sungguh egois jika sampai saya mempertahankan apa yang menjadi angan,,,tidakkah saya memikirkan apa yang menjadi angan sang kakak tercinta….akhirnya kata “ya” pun terucap dalam getaran bibir ini,,,saya pikir ini keputusan terakhir,,,

Ternyata Allah Maha adil…ada gerbang lain yang membuka jalan untuk menemukan sesuatu yang beda…ya beda!!!

Sekolah impian yang tinggal kenangan itu ternyata perlahan ada gambaran yang mampu mengalihkan perhatian terhadapnya,,,banyak hal yang beda dari informasi yang didapat…sepertinya menarik untuk ditelusuri lebih lanjut,,,cocok untuk melatih diri menghadapi tantangan…kegiatan- kegiatan yang memang saya cari sebelumnya…dan satu impian yang hampir hilang kemudian malah muncul kembali,,,yaitu sekolah di luar kota tepatnya di asrama…itu yang pernah menjadi angan namun terkubur karena banyak hal yang tidak memungkinkan untuk menggapainya…tapi ternyata dugaan itu salah…malahan angan yang sempat terkubur menjadi angan yang begitu dekat….

Dengan keyakinan, keberanian, dan restu dari orangtua,,,saya bergerak dinamis mengarahkan langkah dan memainkan alur kehidupan selanjutnya….

Wow…dunia baru,,,semangat baru,,,lingkungan baru yang bisa dibilang berubah 180°…..

From Garut to Palabuhanratu-sukabumi,,,,

Mampukah bertahan dengan lingkungan yang jelas beda baik dari suhu lingkungan bahkan kompleksitas lingkungan yang senantiasa menantang untuk bijak dalam menentukan langkah…..

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini selama kita masih berkeinginan untuk berusaha,,,

Imajinasi : potensi kita

Dengan kekuatan positif potensi itu dapat kita ubah menjadi energy.

Energy : modal usaha

Perjalanan itu diawali tanggal 11 juli 2003 dengan tes masuk sebagai tanda dimulainya tantangan baru…finally,,, Alhamdulillah lolos ^_^

Bangunan itu menjadi saksi bisu ketika saya memainkan peran dalam alur yang penuh liku karena seabreg aturan yang mungkin belum terbiasa saya perankan…perlahan saya memahami dan menikmati indahnya peran yang saya mainkan…

Tapi apakah mudah untuk mencapai hal itu???

Tentu saja tidak,,,kita berinteraksi dengan aneka karakter yang tak selamanya selaras dengan harmoni jiwa kita…keegoisan masing-masing yang terkadang menimbulkan kerenggangan tapi bahkan berakhir kesolidaritasan ketika saling memahami arti sebuah kepedulian…

Cinta, kasih sayang, pengertian, kebersamaan, kekeluargaan, canda, tawa, tangis, haru berbaur menjadi satu membangun kokohnya kesolidaritasan…kesolidaritasan dalam indahnya ikatan persahabatan dan lebih jauhnya jalinan kekeluargaan…

Seperti indah jika hanya dibayangkan,,,tapi akan lebih indah ketika kita berada di dalamnya dan bersama-sama menjalaninya…

Terkadang seabreg aturan membuat orang penat dan brutal menghadapinya. Banyak orang yang bilang aturan dibuat untuk dilanggar…entahlah apakah statement itu sesuai atu tidak,,,yang jelas aturan main yang mengatur alur hidup itu memang harus ada dan semua tergantung bagaimana menyikapinya…aturan akan terasa lebih cocok dengan langkah kita jika kita berjalan beriringan bersama, penuh harmonisasi…sebaliknya jika langkah kita sudah tak sejalan dengan aturan,,maka kebimbanganlah yang akan kita temukan…

Apa si pendapat anda tentang hidup???

Mendengar pertanyaan itu,,,ingat definisi – definisi yang biasa dilontarkan bersama sahabat ketika membahas arti dari hidup…

Jawaban – jawaban simple tapi penuh makna…

Life is enjoy,,

Life is problem,,

Life is never flat,,

Life is surprise,,

Life is unique,,

Life is mistery,,

Life is beautiful

Etc.

Menurut anda sendiri bagaimana???

Setiap ada langkah pasti ada jalan, setiap ada jalan belum tentu ada langkah…

3 tahun hidup bersama aneka karakter,,seabreg aturan,,seabreg kegiatan,,setumpuk rasa kangen,,hingga mampu mendewasakan pribadi yang mungkin sebelumnya tak sekokoh saat ini. Bagian dari alur kehidupan yang sangat berarti dalam hidup,,sejarah yang mengawali ketangguhan dalam menyikapi masalah…masalah pribadi, antarteman, dan organisasi,,

Disini,,saya mulai belajar bagaimana indahnya menjadi seorang kakak…sebagai anak bungsu,,mungkin tak mudah berperan menjadi karakter yang satu ini,,subhanallah ternyata indah…bagaimana mengayomi adik, menjadi sandaran keluh kesah mereka, suka duka mereka, cerita-cerita remaja mereka yang mana saya harus belajar bijaksana dalam memberi solusi akan apa yang menjadi masalah mereka.. Namun mungkin saya belum bisa menjadi seorang kakak yang mereka idamkan…maafkan kakak ya de…

Gemblengan,,,yang tak henti – hentinya mengingatkan ketika peran yang dimainkan sudah tak sesuai dengan scenario,,bentakan yang sudah taka asing lagi…dan semua itu adalah keindahan bagi saya…

Jadikan setiap detik bermakna,,,

Hidup itu adalah perjuangan, pengorbanan, dan pengabdian,

Hidup itu ada 2 pilihan : be the winner or be the looser,

kalimat yang senatiasa terukir dalam ingat… yang terkadang kangen untuk dapat kembali pada masa-masa itu,,masa-masa dimana penuh dengan motivasi dan motivator-motivator yang luar biasa…

terima kasih semuanya ( bu Hesti Raras Pawestri, Bpk. Awan Setiawan, Bpk. Raya Erwana, Bpk. Suparman, Ibu Titin , kg Rudi hartono, dll yang tak bisa saya sebutkan satu persatu )

 

 

 

30
Jul
10

Balada Siswa SMAMTER

Sebuah puisi karya bapak kepala sekolah tercinta, bapak Drs. Raya Erwana, M.Pd. Tak pernah bosan saya membaca baris demi baris puisi ini,,,terkadang serasa membawa kembali jiwa ini ke masa – masa dimana semuanya penuh dengan gemblengan, canda tawa penuh dengan kepolosan, aaargh kangen semuanya….Puisi ini kan selalu menemani dikala kerinduan tak terbendung lagi…i love u mutiara,,,,Mutiara is the best!!!!


BALADA SISWA SMAMTER

Karya : R.E. Djajasasmita Daud

Ketika fajar menjelang kuberlari lintang pukang

Bergegas menyongsong mentari pagi

‘Ingat jam 06.30 sudah ada di sekolah

Seiring sinar surya menyingsing dengan sinar keemasan

Ku bergegas menjinjing tas kehidupan

Yang berisi buku dan sandal yang kerap hilang

Di mutiara kumerasakan arti waktu begitu nyata cepat bergulir

Manakala kuayunkan kakiku di detik-detik yang menyertaiku ke gerbang sekolah

Dimana sang waktu ternyata tidak berpihak padaku

Ah, kulihat bapak kepala sekolah telah berdiri bersilang tangan dan berkata :

‘kamu kesiangan, silahkan pulang lagi’

Lunglai sudah badanku ini

Terbayang lembaran uang terbuang dengan percuma

Terbayang lambaian waktu mengajakku berkencan membosankan

Dan terbayang bagaimana aku harus mempertanggungjawabkannya pada orangtuaku

Dan sialnya lagi, canda tawa teman sekelasku menghantuiku sepanjang hari

Suatu saat aku bahagia karena membubuhkan tanda tanganku tepat waktu

Berkumpul bersama teman tuk berlatih Paskibra

‘bershaf  kumpul – mulai – Luruskan – Periksa kerapihan’

‘siap, periksa kerapihan – satu, dua, satu, dua……ah ternyata hitungan tak selesai’

Di saat lain kubercebgkerama bersama di lapangan

‘speak english, please. Remember, today is English day’

Dan kamipun terdiam seribu bahasa sepanjang hari karena takut didenda

Ketika sang pintu kelas merentangkan tangannya menyambutku

Ketika sang kursi tersenyum bijaksana tuk kududuki

Kulihat sepintas, rasanya jalan kehidupanku akan berubah

Sang papan tulis membimbingku dari yang tidak tahu menjadi tahu

Sang komputer menjelaskan dari yang tidak bisa menjadi bisa

Sementara alunan musik milai mengalun, dari mulai tradisional sampai modern

Dan paduan suarapun membahana sampai display drum band yang menggema

Ditimpali gemulai tarian upacara adat yang bergantian dengan gerakan CG yang menghentak

Tapi, suara apa ini kok fals sekali,

oh ternyata dengkur teman yang kelelahan diselingi kentut bau yang membuyarkan konsentrasiku

Rasanya baru kemarin aku berdiri mendaftarkan diri di sekolah ini

MOS dan LDKS adalah kegiatan yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya

Tak bisa bangun pagi apalagi menjinjing karung seperti kuli panggul

Belum lagi aksesoris yang luar biasa menyaingi orang gila manapun yang pernah kulihat

Wajah sangar senior melengkapi penderitaanku

Belum lagi bentaka guru pembina tuk menghilangkan rasa egoisme diri yang tinggi

Haruska aku lari dari dunia mimpi yang sedang kuhadapi sekarang ini ?

Namun ternyata dibalik itu semua, pondasi kehidupanku mulai dibangun

Dan manakala detik – detik menegangkan gong ujian nasional dibunyikan

Ku berpacu dengan degup jantung dan urat nadi yang merentang

Saat itu takdir diri dipertaruhkan tuk masa depan

Rasanya baru kemarin aku makan bersama tanpa sisa dan suara

Manghabiskan suap nasi dengan bergandeng tangan tanpa lupa yel – yel

Rasanya baru kemarin kuberlari bersama yang diakhiri mengais berbagai emblem

Rasanya baru kemarin aku berubah sikap bagaimana menikmati arti hidup ini

Rasanya baru kemarin aku terlahir kembali tuk menyongsong masa depan dengan penuh motivasi

Rasanya baru kemarin aku menciptakan prestasi dan berjanji siap untuk menjadi manusia yang berbudaya dan berbudi luhur

Dan rasanya baru kemarin aku selalu berteriak lantang

MUTIARA is the best

Tapi sekarang aku harus meninggalkan semua itu

Meninggalkan bapak sekolahku nan arif bagai ayah yang bijaksana

Meninggalkan bapak ibu guruku nan selaksa pahlawan yang selalu siap berjuang

Dan meninggalkan kelas, mesjid, laboratorium, aula, panggung seni, perpustakaan, dan perkantoran yang kujadikan monument abadi dalam hidupku

Selamat tinggal semua, hanya ucapan terima kasih sajalah yang dapat kami persembahkan

Akhirnya, hanya kepada Allah-lah kuberharap

Mudah – mudahan akhir waktuku ini bukan sebuah petaka bagiku

Karena tak kan cukup linangan air mata tuk memisahkan kami

Takkan ada batas waktu apapun yang dapat menjauhkan kami

Dan kuberjanji, ku kembali padamu mutiara walau apapun yang terjadi

30
Jul
10

kado untuk sahabat abu2

Teruntuk sahabatku Anisa, Anisa Rahma, Silviani dan Siti Apsoh,,,masih ingatkah kalian dengan puisi yang pernah kita rangkai bersama-sama….Tak sengaja aku menemukannya di dalam sebuah laci di kamar kostan,,,setelah kuingat-ingat ternyata memang saat itu aku sengaja menyimpannya,,,tak terasa air mata menetes ketika membaca kembali goresan yang menjadi saksi emosi kita saat itu,,,seingatku puisi ini akan kita bacakan di acara paturay tineung di ujung abu-abu kita…namun tak sempat kita bacakan,,,mudah-mudahan kalian masih mengingatnya…..

Paturay Tineung

Beurang jeung peuting geus katiir

Teu karasa gening

Layung panungtung teh geus hibar

Wanci nu sakolebat

Lir ibarat jorelatna kilat

Biru, biru laut

Iuh liuh panglayungan

Biru, biru langit

Iuh linduh pangiuhan

Jalan satapak nu tingarileu

Angin nu henteu pireu

Nganteurkeun ratugna sora jantung

Nutup renghap sakedapan

Aworna galura rasa

Ngahudang guligah bungahna hate

Saban poe saban waktos

Leleb dina pangatikan

Anteb kana kagiatan

Ngabeletak dina kajuaraan

Kabagja……

Nalangsa……

Ceurik…..

Seuri……

Continue reading ‘kado untuk sahabat abu2’